Save The Last Dance For Us…

Sebelum menutup kisah awal SMP ini, ada cerita yang cukup hebat menurut saya. Ini bisa jadi akhir yang bagus untuk menutup kisah brutal kelas 7. Mungkin ga semua dari kalian dapat menghayati kisah ini, tapi kisah ini merupakan kisah yang menjadi sejarah dan debut pertama saya di depan publik. Ini bisa menitihkan air mata jika dibaca dengan seksama (?). So? Just Enjoy! (maybe boring for you).

Bulan bahasa itu bulan apa? Saya agak lupa juga. Jadi ceritanya ini berlatar dari peringatan bulan bahasa YPJ Tembagapura “bulan bahasa slalu…. milik YPJ” hahaha. Berbagai persiapan dilakukan untuk memeriahkan acara ini. Kelas kita, 7B dengan bijak (?) memutuskan untuk menggunkan uang kas sebagai modal untuk membuka stan dan berjualan (cieee!).

Kita anak-anak BBZ memutuskan untuk mengisi acara bulan bahasa saat itu. Dua target kita adalah band dan dance, keren kan? Hahahaha!!! Terpesonalah! Hehe. Kita berlatih dengan sangat giat dan secara kompak. Saat latihan band kita memutuskan untuk memilih personil yaitu : Yoru/Pras/Ezha sebagai drummer; Hafiz sebagai gitarist; Dito sebagai pianist; Rama pada bassist; vokalist? Haha haha haha, saat itu mencari penyanyi yang berbakat susah, opsi utama kita ada dua yaitu Lutfan dan Ade. Formasinya luar biasa keren! Emang keren toh? Hehe

Teman-teman band memutuskan untuk memilih lagu “munajat cinta” sebagai lagu yang akan dimainkan, pasti Ahmad Dani bangga mendengar kita bawain lagu ini hehe. Sesi latihan dimulai, menggunakan ruangan band di sport-hall. Pemain bass? Udah siap! Pemain gitar? Udah siap! Pemain piano? Udah siap! Pemain drum? Udah siap! Vokal??? Apalagi! Paling siap bro! Hehe. Ade mulai bernyanyi.

“malam ini… ku sendirian, tak ada yang menemaniku…, eee betul ka? sa sedikit lupa juga”, Ade berhenti sesaat.

“aaa itu betul itu, betul itu, sudah bagus itu, lanjutkan saja”, Yotam dan Tianus menyemangati haha. (FYI : lirik yang benar adalah “maalam ini ku sendiri, tak ada yang menemani…”). Latihan pun dilanjutkan.

“malam ini ku sendirian, tak ada yang menemaniku”, Ade bernyanyi dengan percaya diri.

“eroo, stoopp dulu. Ade ko punya suara itu jangan kasih kurus ka?!”, Tianus berkomentar. Maksud Tianus itu suara kurus adalah suara cempreng haha. Latihan beberapa kali, band sudah siap!

Sesi latiahan buat yang dance hehe. Di usia kita yang matang dan sedang aktif-aktifnya, kita berlatih dengan hebatnya. “X-Zibit”, lagu yang dia nyanyikan menjadi pilihan sebagai musik dance kita, yeah! Mengambil tema dari film Stomp the Yard antara wolf (Yotam, Mahbub, Ezha, Bobby Maryen, Denny, dan Tianus) and snake (Ruben, Frans, Aldo=saya hehe, Dito, Oktopia, dan Lenis)! Sangar sumpah! Kerennya unlimited! Koreografi yang kreatif diiringi dengan musik yang ngejreng (?) sehingga menghasilkan kita waktu itu hehe.

Hari H pun tiba *jengjeng*, semua mempunyai kegugupan yang sama. Tapi demi satu tujuan yaitu mengharumkan nama BBZ, kita tidak pantang untuk mundur!

Menunggu giliran tampil, kita tetap berlatih dengan giat. Tapi terjadi konflik kecil di antara beberapa dari kita saat sedang berlatih di ruang Pak.Muntoha. Konflik berawal dari masalah nama. Beberapa menginginkan “Alabama” sebagai nama kita, tapi sebagaian lagi ingin tetap memakai nama “BBZ” sebagai nama orginal kami. Latihan pun terhenti karena konflik ini. Tapi karena kekompakan kita yang tak berujung, kita sepakat untuk tetap menggunakan nama “BBZ” dalam dance ini. Oktopia pun pergi untuk mengkonfirmasi nama di panitia.

Saat-saat menegangkan pun tiba. Giliran kita tampil.

“kita sambut, Oktopia Kayame Band!!!”, MC berbicara. Kita terhening sejenak, merenung dan bingung haha. Mungkin panitianya budek waktu itu hehe (siapa pun waktu itu, saya minta maaf!).Tapi dengan ke-pd-an yang menjiwai, teman-teman tetap tidak takut! Bas, gitar, piano, dan drum mantap! Vokal berubah formasi 180 derajat, awalnya Ade yang bernyanyi tapi tiba-tiba rombongan ikut bernyanyi yaitu Ruben, Oktopia, Yotam, Mahbub, dan Ade. Keadaan berubah hahaha.

“ayo kita semua bernyanyi bersama mereka!!”, MC menyemangati. Meskipun malu dengan penampilan band tapi dance tetap berjalan dengan luar biasa!!!

Hujan mengguyur, lantai menjadi basah, penonton mengelilingi seperti Street Dance hehe. Yak, kita berhasil make some noise! (?) hehe keren! Dengan berkostum olahraga ala masing-masing dan disertai style yang cool haha, kita siap mengguncang YPJ! YEAH!

Kita berbaris sesuai formasi, musik berbunyi. Gerakan demi gerakan kami lakukan dengan bergaya street dancer (eyaaa) haha, tapi emang kita keren! haha. Ada sesi ketika kita membuka formasi seperti PASKIBRA, bedanya ga ada yang menjadi komando sambil bilang “buka formasi jalan!”. Kita membuka formasi untuk membentuk ruang yang cukup luas untuk freestyle dari masing-masing anak. Dari signatur move milik masing-masing anak, samapai singa move (?) yang brutal tapi tetap berirama haha, kerenlah! Beberapa saat sebelum selesai, ada sesi ketika Lenis mulai solo dance, dan kita semua jatuh ke lantai, ini hal paling utama dan luar biasa kerennya! Sumpah kerennn!!!! Jika Anda saat itu ada disana, pasti saat ini Anda sedang mangap (?), lupakan!

Ini merupakan dance di depan publik YPJ yang pertama dan mungkin juga jadi yang terakhir untuk kita. Ingin rasanya untuk berkumpul bersama dengan anak-anak lagi, lalu melakukannya sekali lagi. Mungkin kita memang sudah cukup tua untuk menggerakan badan kita yang lemah ini hehe I Miss You All Brothers!

Intinya, ya berikan yang terbaik di setiap hal yang Anda semua lakukan. Seperti pepatah “lakukanlah seperti itu adalah hari terakhir mu” dalem banget hehe. Jangan menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Kalo bisa cobalah untuk menciat-ciat-ciat-ciat-kan kesempatan yang ada (?) haha.

Save The Last Dance For Us… mungkin ini judul yang cukup tepat untuk kisah hebat ini, mungkin suatu saat nanti kita berkumpul untuk memberikan Last Dance kita! Yeah! we were the signatures among the crowd!

*doc : youtube.com/

2 thoughts on “Save The Last Dance For Us…

sapaan untuk sebuah senyuman. ;)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s