7,sepersekiandetik.

buat cewek yang kupandangi tadi siang…
aku sudah melihatmu dari kejauhan, otakku berfikir “dia menawan sekali”… kamu berjalan semakin dekat ke arahku, aku melihat layar handphone ku memastikan wajahku terlihat baik baik saja. Kembali ku lemparkan pandanganku pada wajahmu yang bersinar itu..
tak kusangka, kau melirikku.. kita bertemu pandang sekitar 7,sepersekian detik, andai saja kita genapkan hingga 8 detik pertemuan mata kita, mungkin aku sudah tau siapa namamu.. tapi kita malah berpaling.. ahhh sangat disayangkan…
Kamu pasti memikirkanku.. kamu sempat salah tingka saat berjalan melewatiku. Aku terus memandangmu terpesona sembari kamu berjalan menjauh… Sepertinya ini yang menandakan kita hampir saja jatuh di lubang yang bernama “cinta dipandagan pertama” <3

fin.

kita terlampau lama hidup di dunia paralel, hingga kita akhirnya lupa jalan, dan tersesat di dunia nyata, lalu tenggelam dalam kisah dongeng

dan beginilah… di sinilah akhir yg kau inginkan, kisah dongeng yg gagal kita tuntaskan.. maka akan ku tutup lembaran lama berisi dongeng yg telah usang ini..

ku tak kan lagi mencari mu di luar sana karna aku tahu kau akhirnya menemukan dunia yg selama ini kau impikan, dan aku harus menemukan dunia ku juga, dunia yg lebih nyata tanpa kisah tuanputeri di dalamnya…
kita memang harus begini kan? tak ada yg perlu disesali..

ku tutup buku biru, dan tinta hitam tlah ku tanggalkan.
ku lupakan hembasan rambutmu, dan ku hapus siluet dirimu.
ku tinggalkan kisah usang kita, dan melepaskan mu bersama garis datar di wajah mu itu.

fin.

aroma kebebasan.

apapun yang terjadi biarlah semua menjadi kehendakMU saja. amin.

aroma kebebasan tercium sudah…
tiga tahun terbayar dalam tiga hari…
kita belum lulus memang, tapi setidaknya kita sudah menapaki satu tumpuhan penting…
usaha dan doa, keringat juga air mata telah mengiringi langkah ini.
waktu yg ada saat ini menjadi waktu yg lebih berharga, udara yg lebih segar dari tiga tahun yg lalu, senyum teman” yg melayang hari ini lebih manis dari tiga tahun yg lalu, dan pandangan ini memandang lebih pasti tujuan dan arah yg akan dituju.
biarlah aroma kebebasan ini berhembus lebih lama dari biasanya.

you can do anything you set your mind to, man. -Eminem

teman kecil.

satu teman kecil pergi, satu lagi malaikat di surga, semoga tenang di sisi Bapa.

padahal baru ulang tahun ke18, saya gk ucapin, maaf buat semua kesalahan yg ada.
penyesalan slalu datang di akhir memang, gk ada hal yg bisa kita atur, semua dari Tuhan dan akan kembali kepadaNya lagi.

hidup, seharusnya ada kesan yg lebih indah saat terakhir kali bertemu dulu. sehingga saat itu hilang, kita masih dapat tersenyum mengenang keindahan itu.

salam dari saya kawan, terimakashi buat banyak hal yg telah kau ajarkan!
teman dan saudara, Eunike Sulkan. Rest In Peace sister.

may Angle lead you in
your legacy live forever.